Suasana terasa berbeda saat pertama datang ketempat tes yang sudah ditentukan.
Sepenggal kisah perjalanan menemani perjuangan anak kedua dalam tes seleksi masuk sekolah impian Orang Tuanya.
Karena jujur, memilih sekolah ini tanpa memberi tahukan terlebih dahulu sistem sekolahnya. Sekadar informasikan awal hanya sekoah berbasis boarding, tinggal di asrama.
Bisa melalui jalur pendaftaran reguler dan khusus. Jalur khusus berarti ada rekomendasi dan ada sedikit miss tentang rekomendasi ini. Ikhtiar bertanya ke BKSDA rekomendasinya ke KTH di bawah Dinas Lingkungan Hidup. Akhirnya gagal mendapatkannya.
Tetap mencoba melalui jalur reguler, semua persyaratan dipenuhi. Seleksi administrasi lolos, kemudian melewati seleksi tulis dan wawancara.
Seleksi tulis berjalan lancar. Berangkat bersama sekeluarga, Kakak dan adiknya ikut serta dengan permohonan dispensasi dari sekolah masing-masing demi mensupport saudara. Pergi sebelum subuh dengan perhitungan bisa sampai ditempat tes setengah jam sebelum dimulai. Tujuannya agar bisa leluasa mencari tempat, dan persiapan


0 komentar:
Posting Komentar